Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melaju ke 16 besar turnamen bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2025.
Dalam laga yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025) ganda putra ranking empat dunia itu meraih kemenangan di babak pertama menghadapi pasangan Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard dengan skor 13-21, 21-19, 21-11.
Pada laga ini juara Daihatsu Indonesia Masters 2022 itu mengaku masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Ganda putra berakronim FajRi itu banyak membuang kesempatan di awal laga sehingga harus tertinggal.
Juara All England 2024 itu mampu memaksa laga berlanjut ke gim penentuan seusai mengubah gaya bermain lebih menyerang. Setelah mendapatkan momentum, Fajar/Rian akhirnya mampu menutup laga dengan kemenangan dalam tempo 54 menit.
“Pada laga ini lawan bermain dengan sangat baik. Kami malah membuat banyak kesalahan sendiri. Sepanjang pertandingan kami mencoba untuk mencari pola permainan yang pas. Kami mencoba terus menyerang untuk bisa bermain lebih baik lagi pada gim kedua dan ketiga,” ujar Rian melansir situs resmi PBSI.
“Kami mencoba mempercepat tempo permainan. Saat kami lebih banyak menunggu serangan di gim pertama, kami mempercepat tempo dan akhirnya pada gim ketiga mampu mengembalikan kedudukan,” Fajar menambahkan.
Dengan kemenangan ini, Fajar/Rian akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Low Hang Yee/Eng Cheong Ng yang pada laga sebelumnya mengalahkan wakil tuan rumah, Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Menghadapi babak 16 besar turnamen BWF Super 500, peraih medali perak Asian Games 2018 itu bertekad untuk bisa memperbaiki penampilan agar bisa mewujudkan target meraih gelar juara di hadapan publik Istora Senayan.
“Diandalkan jadi juara itu merupakan tantangan dan motivasi buat kami. Kami juga sudah lama tidak menjadi juara. Semoga dengan gelar juara di turnamen BWF Super 500 ini bisa menjawab tantangan dari pengurus,” ungkap Fajar.
Kegemilangan Fajar/Rian tidak diikuti Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Rahmat/Yeremia terhenti langkahnya di 32 besar seusai menyerah dari wakil Malaysia, Low Hang Yee/Eng Cheong Ng dengan skor 14-21, 21-19, 18-21. Adapun Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil China, Xie Hao Nan/Zeng Wei Han lewat pertarungan rubber game 21-15, 15-21, 16-21.
Berita Terkait
-
Klasemen MotoGP 2025 Usai Pecco Bagnaia Berjaya di MotoGP Austin
-
PBSI Akan Terapkan Sietem Baru dalam Promosi dan Degradasi Pemain Pelatnas
-
Klasemen Formula 1 2025 setelah GP China yang Dimenangi Oscar Piastri
-
Oscar Piastri Juara Formula 1 GP China 2025
-
Juventus Dipermalukan Fiorentina 0-3, Thiago Motta Menolak Mundur