Pelatih Ganda Campuran Buka-bukaan Masa Lalu Tontowi Ahmad

Tontowi Ahmad dikenal luas sebagai pemain spesialis ganda campuran dengan beragam prestasi. Pemain asal Banyumas itu baru saja memutuskan untuk gantung raket. Ia memilih mundur dari dunia yang telah membesarkan namanya.

Soal Owi, demikian sapaan manis pemain kelahiran 1987 itu, ternyata menyimpan banyak kenangan. Terutama bagi pelatih ganda campuran Richard Mainaky. Richard pun berbicara banyak hal terkat anak didiknya yang satu ini.

Menurut pelatih bertangan dingin itu, nama besar Owi di jagad bulu tangkis dunia tak lepas dari sentuhan tangannya. Richard adalah pelatih yang menelurkan duel Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, salah satu pasangan ganda campuran dunia dengan banyak prestasi.

Richard mengaku puas sudah bisa mencetak pasangan tersebut. Ia mengatakan kehadiran keduanya menyempurnakan prestasi pasangan ganda campuran terdahulu.

“Kalau dilihat dari apa yang sudah dicapai saya sangat puas ya. Tontowi dan Liliyana Natsir itu menyempurnakan prestasi pasangan ganda campuran terdahulu,” beber Richard dilansir dari Detik.com.

Apa yang dikatakan Richard itu cukup beralasan. Salah satu pencapaian tertinggi keduanya adalah meraih emas Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.

“Melalui mereka akhirnya dapat medali emas Olimpiade,” sambungnya.

Terkait perjalanan karier Owi, Richard mengatakan pemain tersebut ia cetak sejak nol. Ia merekrut Owi lalu perlahan-lahan menempanya. Ia mengakui situasi ini cukup sulit karena ia harus mendampingi pemain tersebut sejak awal.

“Dia (Tontowi) ini saya jadikan sejak dia masih nol. Saya rekrut dia sampai dia menjadi bintang. Meski awalnya memang sulit karena saya mengambilnya dari awal,” beber Richard lagi.

Saat awal melihat Owi, Richard mengaku mendapatkan charisma tersendiri terutama dalam bola-bola atas. Namuan saat itu Owi memiliki kekurangan pada kakinya yang sangat lemah.

“Saat itu yang saya lihat dia punya satu kharisma cukup bagus. Bola-bola atas dia punya prospek yang baik, tapi sangat sulit untuk membentuk kakinya karena sangat lemah.”

Richard mengaku tetap bersemangat untuk menempa Owi. Ditopang oleh kemauan kuat dan kerja keras Owi, maka perlahan-lahan Owi mengalami perkembangan.

“Tapi dengan kesulitan itu saya jadi semangat dan pantang menyerah. Dia juga punya kemauan yang keras, setiap program seberat apapun dilahap semua, dan dia punya ambisi kuat,” lanjutnya.

Richard pun mengharapkan yang terbaik bagi masa depan mantan anak didiknya. Entah di bidang apa ia berkarya, Richard menaruh harapan agar Owi mampu meraih kesuksesan.

“Ke depan, saya berharap dia sukses,” ungkap Richard.

Daftar Prestasi Tontowi Ahmad:

– Emas Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2017
– Emas Ganda Campuran Bulutangkis Olimpiade 2016
– Emas Kejuaraan Bulutangkis Asia 2015
– Emas Kejuaraan Dunia Bulitangkis 2013
– Emas Ganda Campuran SEA Games 2011
– Emas Beregu Putra Bulutangkis SEA Games 2011
– 16 Gelar Juara BWF Series
– 10 Gelar Juara BWF Grand Prix

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *